Skip to content

Kasihan Bangsa

Khalil Gibran,
Turki – 1912

KASIHAN BANGSA……..

Kasihan bangsa
yg mengenakan pakaian yg tidak ditenunnya,
memakan roti dari gandum yg tidak ia panen,
dan meminum susu yg ia tidak memerasnya.

Kasihan bangsa
yg menjadikan org dungu sbg pahlawan
dan menganggap penindasan penjajah sbg hadiah.

Kasihan bangsa
yg meremehkan nafsu dlm mimpi-mimpinya ketika tidur,
sementara menyerah padanya
ketika bangun.

Kasihan bangsa
yg tidak pernah angkat suara
kecuali jika sedang berjalan
di atas kuburan,
tidak sesumbar
kecuali di reruntuhan,
dan tidak memberontak
kecuali ketika lehernya sudah berada
di antara pedang dan landasan.

Kasihan bangsa
yg negarawannya serigala,
filosofnya gentong nasi,
dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru.

Kasihan bangsa
yg menyambut penguasa barunya dgn terompet kehormatan,
namun melepasnya dgn cacian,
hanya utk mnyambut penguasa baru lain
dgn terompet lagi.

Kasihan bangsa
yg org sucinya dungu
menghitung tahun-tahun berlalu,
dan org kuatnya masih dlm gendongan.

Kasihan bangsa
yg terpecah-pecah,
dan masing-masing pecahan
menganggap dirinya sbg bangsa.

Kasihan bangsa
alamnya yg indah,
sawahnya hijau sepanjang masa,
tapi banyak penjahat dan org bodoh
dijadikan pemimpin negara.

Kasihan bangsa
hasil laut, tambang dan hutannya
seperti sorga di dunia
tapi banyak rakyatnya menderita
krn kejujuran dan keadilan telah sirna.

Kasihan bangsa
tempat-tempat ibadahnya penuh
puja dan puji selalu menggema,
tapi para pencuri tertawa-tawa
karena mereka bebas semaunya..

Update by: Jiher – Persaudaraan

Leave a Reply

%d bloggers like this: