Skip to content

Siapa Basyar al Asad dan Mengapa Ia Membunuh Ahlussunnah/Muslim di Suriah?

Basyar al Asad adalah pemimpin partai Bath di Suriah yang berideologi sosialis. Namun secara pribadi ia berideologi Syiah Nushiariyah, salah satu sekte Syiah yang ekstrim. Dengan demikian tidak heran Rusia yang berpaham komunis dan Iran yang merupakan manifestasi ajaran Syiah, membantu pemerintahan Baysar al Asad memerangi umat Islam dan para oposisi, tujuannya agar Baysar al Asad tetap langgeng di tanah Arab dan cita-cita revolusi Iran untuk mensyiahkan Arab pun tercapai.

Syiah merupakan ajaran yang sudah sangat lama ada, jauh sebelum keberadaan Amerika dan negara-negara Barat lainnya. Ajaran ini dicetuskan oleh Abdullah bin Saba, seorang Yahudi yang berpura-pura masuk Islam untuk memecah belah Islam dari dalam. Keberadaan mereka di tengah kaum muslimin selalu menimbulkan kerugian dan pertumpahan darah. Bagi orang-orang yang mempelajari sejarah tentunya akan tahu apa yang menyebabkan jutaan umat Islam tewas di Baghdad oleh tentara Mongol dan mengapa pula Timur Lang membantai sekian banyak umat Islam pada masanya berkuasa. Semua itu karena pengaruh Syiah. Lalu apa ideologi Basyar al Asad dan Timur Lang yang membuat mereka yakin mengobarkan peperangan dan tega untuk membunuh melakukan pembantaian?

Basyar dan tentaranya tega melakukan kekejaman sedemikian rupa karena ada motivasi ideologi yang menuai pahala (jihad). Demikian juga selogan pasukan Iran ketika membantu pasukan Suriah memerangi Ahlussunnah, mereka mengatakan, “Uqtulul sunnah dakhola al jannah.” Bunuhilah orang-orang Ahlussunnah maka akan masuk surga.  Ketika diwawancari di stasiun televisi, saat ditanya apakah ia (Basyar) merasa bersalah melakukan pembantaian tersebut, ia mengatakan “Saya telah melakukan hal yang terbaik untuk melindungi orang-orang (menurut dia), jadi mengapa harus merasa bersalah.”

Titik mula pertumpahan darah di bumi Suriah terjadi pada tahun 2011. Selama bertahun-tahun sebelumnya umat Islam ahlussunnah disana mengalami begitu banyak intimidasi dan pengekangan baik dalam hal ekonomi, lapangan kerja lebih-lebih masalah peribadahan .. mereka semua ditekan, wanita banyak yang dilecehkan .. bahkan banyak pemaksaan untuk menganut paham syiah., karena tak kuasa diperlakukan seperti itu selama bertahun-tahun ..maka rakyat Suriah (para ahlussunnah) melakukan aksi damai menuntut kesetaraan hak. Akan tetapi hal tersebut tidak diterima dengan baik oleh rezim Basyar. Pemerintah melakukan penyerangan kepada kaum muslimin.. dan para mujahid tentu tak mau tinggal diam. Mereka semua angkat senjata demi membela agama Allah.  Dan pertumpahan darah pun terjadi hingga saat ini ..
#sejarahpertumpahandarahsuriah

Update By : Tedy Irawan – Persaudaraan

Leave a Reply

%d bloggers like this: