Skip to content

Menkominfo Pastikan Tidak Ada Penyadapan

Isu penyadapan terhadap Mantan Presiden SBY seperti yang ditudongkan oleh Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), Menkominfo Rudiantara memastikan hal tersebut tidak benar.

“Dari kabar yang dia ketahui, ada pihak lembaga negara yang menginstruksikan untuk melakukan penyadapan.
Saya cek setelah itu tidak ada lembaga negara yang melakukan itu, seperti kurang kerjaan aja,” terangnya.

Lebih lanjut Menteri yang akrab disapa Chief RA ini menyampaikan sesuai aturan tidak diperbolehkan melakukan penyadapan kecuali pihak-pihak yang diperbolehkan seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Intelijen Negara (BIN).

“Selain itu juga, penyadapan atas perintah penyidik aparatur penegakkan hukum untuk satu kasus hukum itu boleh. Artinya bukti itu bisa digunakan sebagai bukti hukum di pengadilan,” tegasnya.

Operator selular pun dikatakannya tak akan pernah tahu jika seumpamanya itu sedang disadap oleh penegak hukum. Operator selular akan tahu jika diberitahu oleh penegak hukum. Bahkan, potensi untuk diberitahukan kepada operator selular minim.
“Kalau mau menyadap kasih tahu operator selular terlebih dahulu, itu ketinggalan zaman lah. Itu zaman udah lama sekali. Kalau sekarang udah otomatis dilakukan tanpa diberitahu,” jelas pria kelahiran Bogor itu.

Sebagaimana diketahui, persoalan penyadapan rekaman percakapan telepon atas tudingan Ahok kepada mantan Presiden SBY ke Ketua MUI Ma’ruf Amin. SBY pun buru-buru menggelar jumpa pers saat namanya diseret dalam sidang penistaan agama yang melibatkan Ahok sebagai terdakwa.

Dalam jumpa pers itu, SBY membantah tuduhan Ahok bahwa SBY meminta MUI mengeluarkan fatwa penistaan agama terhadap Ahok.

[selular-id]

Leave a Reply

%d bloggers like this: